Penelitian ini tentang analisis beban kerja fisik dan mental pada operator produksi dengan metode Cardiovaskular Load (CVL) dan Nasa-TLX di pt chandra nugerah cipta. Tujuan dari penelitian ini yaitu : untuk mengetahui tingkat beban kerja mental dan fisik yang dialami karyawan pada departemen produksi PT CNC. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode yang tepat dalam mengetahui perbandingan antara beban kerja fisik dan mental adalah menggunakan metode Cardiovaskular Load (CVL) dan Nasa-TLX. Karena dengan metode Cardiovaskular Load (CVL) dan Nasa-TLX penulis dapat mengetahui perbandingan tingkat beban kerja fisik dan mental pada operator pada saat bekerja. Karyawan Anton dengan skala interval 69,3 dengan kategori tinggi, Noval dengan skala interval 63,3 dengan kategori tinggi, Didin dengan skala interval 61,3 dengan kategori tinggi, Hilman dengan skala interval 46,0 dengan kategori sedang, , Hilman dengan skala interval 52,0 dengan kategori sedang, , Dani dengan skala interval 44,0 dengan kategori sedang. Dengan perbandingan Physical Demand dan Mental Demand.