PT DNS adalah perusahaan otomotif dimana salah satu produknya fan blower. Pada produksi fan blower terdapat rata-rata defect 14,51% melebihi batas toleransi 10%. Perlu dilakukan penelitian yang bertujuan menentukan akar masalah dominan penyebab defect serta menentukan usulan perbaikannya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah DMAIC (Define Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa defect dominan penyebab cacat produk fan blower adalah stamptidak terbaca, blade retak, motor mati dan dan cover fan retak. Akar masalah dominan penyebab defect pada faktor mesin yaitu kurangnya pengecekan dan perawatan sensor (stamp tidak terbaca).