Peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan alat berat pada proyek konstruksi sangat penting untuk mengurangi biaya dan waktu pengerjaan. Identifikasi pola pengerjaan alat berat dapat membantu dalam pengelolaan dan perencanaan operasional yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pengerjaan alat berat menggunakan algoritma K-Prototype Clustering, yang dapat menangani data campuran antara atribut numerik dan kategorikal. Metode K-Prototype Clustering diterapkan pada dataset yang berisi informasi operasional alat berat, seperti waktu operasi, jenis pekerjaan, lokasi proyek, dan jenis alat berat. Data dikumpulkan dari berbagai proyek konstruksi di wilayah tertentu selama periode waktu tertentu. Hasil clustering menghasilkan beberapa kelompok yang merepresentasikan pola pengerjaan yang berbeda.Analisis hasil clustering menunjukkan adanya variasi pola pengerjaan berdasarkan jenis proyek dan tipe alat berat. Pola-pola ini dapat digunakan oleh manajer proyek untuk meningkatkan alokasi sumber daya, perencanaan jadwal, dan pemeliharaan alat berat. Penelitian ini menunjukkan bahwa K-Prototype Clustering adalah alat yang efektif untuk mengidentifikasi pola pengerjaan alat berat, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional di industri konstruksi.