Pengaruh Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Manajemen Risiko Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Consumer Cyclical yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2023)
Perkembangan industri consumer cyclical di Indonesia cenderung berfluktuasi mengikuti pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2015–2018 cenderung meningkat sebesar 5,05%, namun pada tahun 2019pertumbuhan ekonomi mulai mengalami penurunan dan tahun 2020 penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia tajam sebesar -1,95%. Kinerja keuangan menjadi hal penting bagi perusahaan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam mengelola sumber daya untuk menghasilkan laba.Prestasi atau hasil yang mampu diraih oleh suatu perusahaan melalui aktivitas perusahaan dalam jangka waktu tertentu tercermin pada kinerja keuangan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kuantitatif. Penelitian kuantitatif menekankan pada pengujian teori melalui pengukuran variabel penelitian dengan angka dan melakukan analisis data dengan prosedur statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dewan komisaris tidak berdampak pada kinerja keuangan, sedangkan Dewan direksi berpengaruh terhadap kinerja keuangan, dan Manajemen risiko mempunyai pengaruh dalam mengmoderasi variabel penelitian.