Cash holding adalah kas yang digunakan untuk transaksi seperti untuk pembayaran gaji atau upah, pembelian aktiva tetap, membayar utang, membayar dividen dan transaksi lain yang diperlukan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana net working capital, leverage dan cash flow dapat memengaruhi cash holding. Data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan adalah jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian kuantitatif ini. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan yang konsisten tercatat pada Index LQ-45 periode 2017-2023 sebanyak 30 perusahaan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 15 sampel perusahaan. Berdasarkan uji asumsi klasik data observasi dalam penelitian ini lolos uji heteroskedastisitas. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan uji t. Hasil pengujian variabel Net Working Capital tidak berpengaruh terhadap Cash Holding. Hasil pengujian variabel Leverage yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Cash Holding. Hasil pengujian variabel Cash Flow tidak berpengaruh terhadap Cash Holding. . Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai 0.416024 yang artinya bahwa variable net working capital, leverage dan cash flow mampu menjelaskan variabel cash holding sebesar 41,60% dan sebesar 58,40% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian ini.