Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan melalui disiplin kerja pada PT. Padma Soode Indonesia. Dengan tiga variabel yaitu gaya kepemimpinan sebagai variabel bebas (X), kinerja karyawan sebagai variabel mediasi (Z), dan terakhir disiplin kerja sebagai variabel terikat (Y). Bentuk penelitian ini mengkaji kuantitatif dengan data primer serta sekunder digunakan dalam pada penyelidikan ini. Observasi langsung, wawancara, dan kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data primer. Penulis menggunakan data pustaka dari dokumentasi, buku referensi, dan jurnal penelitian sebagai data sekunder. Pengolahan data yang siap diperoleh harus dilakukan dengan mengunakan terprogram SPSS versi 26. Tahap penelitian ini ada tahap perencanaan, tahap pelaksanan, tahap penulisan. Populasi penelitian ini sejumlah 300 karyawan (responden) yang dibagian divisi stamping, yang menggunakan teknik simple random sampling sebagai pengambilan sampel dari populasi yang ada dengan cara pengambilan sampel acak sederhana ini, dapat dilakukan dengan model undian, yaitu semua anggota populasi diberikan nomor urut, kemudian dilakukan pengambilan nomor secara acak dengan jumlah nomor yang diambil, sesuai jumlah sampel yang diharapkan dan dengan menggunakan rumus slovin yang menjadi populasinya sebanyak 171 karyawan (responden). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa gaya kepemimpinan gaya kepemimpinan berpengaruh kinerja karyawan secara statistik teruji. Gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap disiplin kerja secara statistik tidak teruji. Disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan secara statistik teruji. Gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui disiplin kerja secara statistik teruji. Selain itu hasil penelitian ini untuk variabel gaya kepemimpinan, saran yang dapat diberikan yaitu pemimpin harus sering berkomunikasi lagi dengan bawahannya agar membangun kepercayaan dan hubungan, meningkatkan keterlibatan dan produktivitas, pendapatkan umpan balik dan ide. Untuk variabel disiplin kerja, saran yang dapat diberikan yaitu karyawan harus berkomunikasi dengan semua anggota tim agar meningkatkan kolaborasi dan kerjasama meningkatkan kolaborasi dan kerjasama, meningkatkan koordinasi dan efisiens, membangun hubungan yang kuat. Untuk variabel kinerja karyawan, saran yang dapat diberikan yaitu karyawan yang harus memenuhi deadline yang diberikan agar meningkatkan efisiensi dan produktivitas, membangun kepercayaan dan kredibilitas, meningkatkan kualitas pekerjaan, mendukung pencapaian tujuan.