Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh manajemen stres kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di PT Sumi Asih, sebuah perusahaan pengelolalimbah di Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang didistribusikan kepada karyawan PT Sumi Asih. Sampel penelitian ini adalah 76 karyawan melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda untuk menentukan hubungan dan dampak manajemen stres kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja dan motivasi kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, berdasarkan nilai t hitung stres kerja adalah 16,155 > 1,66 dengan standar tingkat p-value adalah < 0,05 (0,000 < 0,05), dan nilai t-hitung motivasi kerja sejumlah 4,013> 1,66 denganstandar p-value adalah > 0,05 (0,000 > 0,05). Sehingga, diketahui stres kerja dan motivasi kerja ditemukan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Karyawan yang mengalami manajemen stres kerja yang baik cenderung memiliki hasil kinerja yang lebih baik dan karyawan yang termotivasi lebih cenderung mencapai tingkat kinerja yang lebih tinggi, menunjukkan komitmen dan efisiensi yang lebih besar dalam peran mereka.