Meningkatnya pengguna internet di Indonesia, tidak luput akan kebutuhan masyarakat dalam mencari informasi dan menemukan ruang komunikasi digital yang tidak terbatas akan waktu dan tempat. Berkaca dari fakta tersebut, maka pemilik informasi publik perlu melakukan strategi komunikasi dalam mendiseminasikan informasi – informasi yang dibutuhkan oleh publik. Humas Polres Metro Bekasi Kota merupakan salah satu lembaga kepolisian yang bertugas untuk melakukan kegiatan diseminasi informasi digital kepolisian, guna memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi seputar kepolisian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Humas Polres Metro Bekasi Kota dalam mendiseminasikan informasi kepolisian melalui media digital dan menganalisis penyelenggaraan kegiatan diseminasi informasi digital kepolisian. Teori yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teori diseminasi informasi. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif, melalui teknik pengupulan data berupa wawancara mendalam, pengamatan tidak langsung dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, strategi komunikasi Humas Polres Metro Bekasi Kota dalam mendiseminasikan informasi kepolisian melalui media digital yaitu berupa publisitas dan pemberitaan. Strategi komunikasi publisitas dan pemberitaan ini dikemas melalui kegiatan diseminasi informasi digital kepolisian, dimana kegiatan ini terjadi dilingkup internal dan eksternal kepolisian. Kegiatan diseminasi informasi digitakl kepolisian memiliki 3 (tiga) jenis informasi yang diklasifikasikan sesuai dengan Undang – Undang Keterbukaan Inforimasi Publik. Media digital yang digunakan dalam kegiatan diseminasi informasi digital kepolisian yaitu Amplifikasi, Sistem Operasional Terpadu (SOT), Sistem Pengelolaan Informasi Terpadi (SPIT), Website Tribratanews, Media Online, Kanal Youtube dan Media Sosial seoerti Facebook, Instagram dan Twitter.