Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan persediaan suku cadang pada gudang perusahaan otomotif guna meningkatkan efisiensi biaya penyimpanan. Fokus utama penelitian ini adalah melakukan klasifikasi item berdasarkan nilai konsumsi tahunan serta menentukan jumlah pemesanan optimal untuk item prioritas, sehingga dapat meminimalkan biaya penyimpanan berlebih dan menghindari kekosongan stok.Metode yang digunakan adalah integrasi antara klasifikasi ABC dan metode Economic order quantity (EOQ). Klasifikasi ABC berfungsi untuk mengidentifikasi item dengan nilai konsumsi tertinggi, sedangkan metode EOQ diterapkan untuk menghitung kuantitas pemesanan yang optimal secara ekonomis Klasifikasi ABC terhadap 570 item sparepart menunjukkan bahwa kategori A meskipun hanya 20,18% item, menyumbang sekitar 80% nilai konsumsi tahunan sehingga menjadi prioritas utama dalam pengendalian persediaan. Penerapan EOQ pada item kategori A terbukti mampu menurunkan total biaya penyimpanan hingga lebih dari 50% bahkan mencapai 73% pada beberapa item yang dianalisis. Integrasi ABC dan EOQ memberikan pendekatan yang lebih efisien dan terarah dalam pengelolaan persediaan, sekaligus mempermudah pengambilan keputusan pemesanan.