Analisis Efektivitas Mesin Die Casting Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk Optimalisasi Kinerja Produksi di PT. Tjokro Asahi Cemerlang Indonesia
Penelitian ini dilakukan di PT. Tjokro Asahi Cemerlang Indonesia, sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang die casting aluminium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas mesin die casting #4 350T dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), yang mencakup tiga parameter utama: Availability, Performance, dan Quality, serta memberikan usulan perbaikan guna mengoptimalkan kinerja produksi. Data diperoleh dari observasi langsung dan dokumentasi produksi selama periode Januari hingga Desember 2024. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai rata- rata OEE mesin #4 350T adalah sebesar 67%, masih berada di bawah standar World Class OEE yaitu 85%. Nilai Availability sebesar 90,29%, Performance sebesar 90,30%, dan Quality sebesar 80,00%. Penyebab rendahnya efektivitas mesin utamanya adalah downtime tinggi, terutama pada unit extractor, serta tingginya tingkat produk cacat (NG) yang melebihi target perusahaan sebesar 1,5%. Analisis akar penyebab dilakukan dengan metode Fishbone Diagram dan pendekatan 5W1H. Berdasarkan analisis tersebut, disusun usulan perbaikan seperti pelatihan operator dan penggantian unit extractor. Setelah perbaikan dilakukan, nilai OEE meningkat menjadi 83,48%, dengan nilai Availability sebesar 94,74%, Performance 94,51%, dan Quality 93,08%. Hal ini menunjukkan peningkatan signifikan terhadap efektivitas dan produktivitas mesin. Metode OEE terbukti efektif dalam mengidentifikasi area kritis pada sistem produksi dan sebagai dasar untuk strategi peningkatan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam evaluasi performa dan efektivitas mesin produksi di industri manufaktur.