Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis cacat, akar penyebabnya, dan usulan perbaikan kualitas pada produk cover kipas PTS berbahan serat karbon yang diproduksi dengan metode vacuum infusion. Selama periode Februari hingga Desember 2024, ditemukan tingkat cacat rata-rata sebesar 6,55%, melebihi standar perusahaan sebesar 3%. Empat jenis cacat utama yang teridentifikasi adalah produk berlubang, produk retak, permukaan tidak rata, dan bentuk tidak presisi. Analisis menggunakan metode SPC, diagram Pareto, dan diagram fishbone menunjukkan bahwa faktor utama penyebab cacat adalah ketidaksesuaian proses laminasi, suhu dan waktu curing yang tidak stabil, serta kualitas bahan yang kurang baik. Sebagai solusi, usulan perbaikan difokuskan pada pelatihan operator, pemeriksaan proses produksi, kalibrasi dan perawatan mesin, serta pengendalian mutu material. Hasil perbaikan menunjukkan penurunan signifikan jumlah produk cacat, mengindikasikan efektivitas strategi yang diterapkan. Penelitian ini membuktikan bahwa metode SPC efektif dalam mendeteksi variasi proses dan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan perbaikan kualitas secara berkelanjutan.