PT MHA merupakan salah satu perusahaan pelopor industri sepeda motor di Indonesia. Perusahaan ini ahli dalam perakitan seperti rear wheel dan front wheel untuk menjadi unit sepeda motor. Terdapat permasalahan yang terjadi di perakitan ban yaitu cacat visual pada bagian ban motor depan dan belakang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkendalian proses dengan menggunakan control chart yaitu bagian ban belakang (Rear) ditemukan bahwa dua titik melewati UCL pada bulan September dan November, dan satu titik berada di bawah LCL, pada bulan Oktober. Kemudian, pada bagian depan roda (front), diketahui bahwa satu titik melewati UCL pada bulan Januari dan tiga titik terletak di bawah LCL pada bulan April, September, dan Oktober. Hasil pengolahan data menunjukkan ketidakterkendalian proses produksi ban belakang dan ban depan. Selanjutnya dilakukan identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kecacatan produk dengan menggunakan fishbone. Pada ban belakang (rear) motor penyebab cacat produk adalah : (manusia) faktor operator yang kurang fokus, (mesin) kurangnya pengecekan pada secara berkala pada mesin auto lubrication, (metode) operator tidak memperhatikan SOP pemasangan ban. Sedangkan pada produk ban depan (front), penyebabnya adalah : (manusia) faktor operator yang kurang fokus, (mesin) kurangnya pembersihan keseluruhan pada mesin auto lubrication, (metode) operator tidak memperhatikan SOP pada saat pengisian angin. Setelah melakukan analisa didapatkan usulan perbaikan pada bagian ban belakang (rear) adalah setiap operator wajib melakukan pelatihan ulang, operator wajib mengkontrol pada bagian mesin auto lubrication, dan operator selalu mengkontrol pada bagian mesin tire install. Pada produk ban depan (front) diusulkan setiap operator wajib melakukan pelatihan ulang, operator wajib melakukan kontrol pada bagian sistem pelumasan, dan operator wajib mengkontrol tekanan angin dengan sesuai SOP yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.