Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persediaan bahan baku pada UMKM Kang Kebab dengan menggunakan metode Economic Order Quantity. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kelebihan bahan baku, setiap bulan dengan rata- rata sisa 130,40 kg, yang mengakibatkan meningkatkan biaya persediaan. Sementara biaya persediaan pada perusahaan sebesar Rp. 19.776.000. Pemborosan ini meningkatkan beban biaya operasional perusahaan. Dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), disarankan agar perusahaan membeli bahan baku daging kebab pada saat persediaan mencapai 200 kg, dan membeli tambahan 683,58 kg dengan lead time 7 hari, saat sisa persediaan adalah 73 kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan perhitungan EOQ, total biaya persediaan bahan baku adalah Rp. 2.967.143, sedangkan total biaya menurut metode perusahaan saat ini adalah Rp.19.776.000, Penerapan metode EOQ menunjukkan potensi penghematan sebesar Rp. 16.808.857, mengindikasikan bahwa metode EOQ dapat secara signifikan mengurangi biaya persediaan dan pemborosan dalam perusahaan. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi UMKM Kang Kebab dalam mengoptimalkan biaya persediaan bahan baku secara berkelanjutan.