Penerimaan anggota baru merupakan proses penting dalam menjaga kualitas dan keberlangsungan suatu komunitas, termasuk Call Team komunitas dance cover di Karawang. Proses seleksi yang dilakukan belum terorganisir dengan baik cenderung menimbulkan subjektivitas dan ketidakkonsistenan dalam penilaian, sehingga diperlukan sistem yang dapat mendukung pengambilan keputusan secara objektif dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan (SPK) penerimaan anggota baru dengan memanfaatkan metode Fuzzy - Analytic Hierarchy Process (Fuzzy-AHP). Metode ini digunakan untuk menetapkan bobot masing-masing kriteria penilaian sesuai dengan tingkat prioritasnya, dengan memperhitungkan adanya ketidakpastian dalam proses penilaian. Proses pengembangan sistem dilakukan melalui pendekatan waterfall, mulai dari analisis kebutuhan hingga tahap implementasi sistem. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan calon anggota baru berdasarkan nilai akhir dari berbagai kriteria yang telah ditentukan, seperti usia, sertifikasi, pengalaman, prestasi, dan akademik. Sistem ini diharapkan dapat membantu pihak Call Team dalam mengambil keputusan yang lebih akurat, adil, dan transparan dalam proses seleksi anggota baru. Dengan adanya sistem pendukung keputusan menggunakan Fuzzy - Analytic Hierarchy Process (Fuzzy- AHP), maka diperoleh skor yang lolos yaitu 87.263, 83.512, dan 83.442. Dapat disimpulkan bahwa syarat lolos dengan hasil nilai minimal 80, kurang dari 80 maka dinyatakan tidak lolos.