Perkembangan industri manufaktur menuntut perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dalam proses produksinya. PT. XYZ sebagai produsen resin sintetis dan poliuretan mengalami pemborosan waktu (idle time) yang tinggi pada proses produksi packing, khususnya pada aktivitas persiapan dan finishing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis idle time dalam proses produksi packing polimer guna meningkatkan efisiensi operasional. Metode yang digunakan adalah time study dengan pengumpulan data melalui observasi langsung selama 20 siklus kerja. Data dianalisis menggunakan teknik rating faktor, perhitungan waktu normal, allowance, serta penentuan waktu baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total idle time yang terjadi sebesar 74,6 detik, dengan aktivitas paling tidak efisien antara lain pengambilan drum dari gudang, pembukaan drum, dan penulisan identitas. Data yang dikumpulkan telah memenuhi uji kecukupan dan keseragaman, yang memastikan validitas analisis. Temuan ini menunjukkan perlunya evaluasi alur kerja dan penerapan metode kerja standar untuk mengurangi waktu menganggur serta meningkatkan produktivitas di lini produksi packing. Penentuan idle time secara kuantitatif menjadi solusi efektif dalam identifikasi dan pengurangan pemborosan waktu di lingkungan manufaktur.