PT Sanoh Indonesia adalah perusahaan manufaktur dalam bidang pembuatan suku cadang otomotif. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini yaitu pipa aliran rem dan pipa bahan bakar. Adapun masalah yang ada di PT Sanoh Indonesia adalah masih adanya defect yang melebihi standar perusahaan 1% yaitu pada bulan Januari 2,51%, Februari 1,96%, Maret 1,51% dan April 1,39. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab defect pada proses produksi Brake Tube dan berapa jumlah defect yang mampu dikurangi dengan metode DMAIC dan dengan pendekatan FMEA. Metode yang digunakan adalah DMAIC dengan pendekatan FMEA untuk mengurangi defect pada proses produksi Brake Tube. Hasil dari penelitian ini yaitu faktor yang menyebabkan terjadinya defect adalah faktor mesin, metode dan manusia. Dan terdapat penurunan jumlah defect hingga 86% dengan persentase rata-rata sebelum dilakukan improvement yaitu 1,84% dan setelah dilakukan improvement menjadi 0,26%. Terdapat juga adanya peningkatan level sigma sesudah dilakukan upaya perbaikan dengan rata-rata kenaikan 14,84% dengan rata-rata sigma level sebelum perbaikan 4,11 dan sesudah dilakukan perbaikan yaitu 4,72. Dengan adanya kenaikan level sigma maka target level sigma 4,3 dengan toleransi 1% sudah tercapai.