Implementasi Metode Single Minute Exchange of Dies (SMED) untuk Meminimasi Waktu Set-Up Mesin Vacuum Forming A (Studi Kasus : Line Vacuum Forming PT. XYZ)
Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi waktu set-up pada mesin vacuum forming A di PT. XYZ, sebuah perusahaan Original Equipment Manufacturing (OEM) otomotif yang berfokus pada produk berbasis plastik dan polyurethane. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah durasi set-up ajtual yang mencapai 317 menit, jauh melebihi standar perusahaan sebesar 203 menit. Penelitian dilakukan dengan pendekatan lean manufacturing menggunakan metode Single Minute Exchange of Dies (SMED) untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memperbaiki elemen-elemen kerja yang menyebabkan pemborosan waktu. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dan studi waktu menggunakan stopwatch pada empat operator dengan tingkat pengalaman berbeda. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa seluruh aktivitas set-up awalnya dilakukan saat mesin berhenti atau dilakukan secara internal, menyebabkan downtime mesin yang tinggi. Melalui tahapan SMED, sebanyak 18 aktivitas internal berhasil dikonversi menjadi aktivitas eksternal, dan 7 aktivitas Non-Value Added dieliminasi. Selain itu, dilakukan desain ulang frame konvensional menjadi frame adjustable, yang mampu memangkas proses pergantian frame dari 2,79 jam menjadi hanya 22 menit. Setelah implementasi perbaikan, waktu set-up berkurang dari 21374 detik menjadi 12086 detik atau 56,54%. Penelitian ini membuktikan efektivitas metode SMED dalam mengurangi waktu set-up.