Koperasi simpan pinjam memiliki peran penting dalam memberikan layanan keuangan kepada anggotanya, termasuk dalam hal penyimpanan dan peminjaman dana. Namun, proses manual dalam pengelolaan data anggota, pencatatan transaksi, dan pengaturan antrean pinjaman seringkali menimbulkan kendala seperti keterlambatan pelayanan, kesalahan pencatatan, dan kurangnya transparansi data. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi simpan pinjam berbasis web dengan penerapan algoritma queue (antrian) pada Koperasi Rumah Sakit Juwita Bekasi Timur. Sistem ini dikembangkan menggunakan metode waterfall, dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, hingga pengujian sistem. Penerapan algoritma queue dalam proses permohonan pinjaman bertujuan untuk mengatur urutan layanan secara adil dan efisien berdasarkan waktu permintaan. Sistem ini dilengkapi dengan fitur manajemen data anggota, pencatatan transaksi simpan pinjam, laporan keuangan, serta notifikasi status transaksi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan dengan baik, meningkatkan efisiensi operasional koperasi, dan memberikan kemudahan dalam pemantauan serta pelaporan aktivitas keuangan. Dengan adanya sistem informasi ini, diharapkan koperasi dapat menjalankan fungsinya secara lebih modern, cepat, dan akurat.