PT Ritsleting adalah perusahaan yang bergerak dibidang tekstil pembuatan ritsleting berbagai objek seperti celana, jaket, tas dan lain lain. Perusahaan mengalami permasalahan terhadap persediaan bahan baku kebutuhan produksi yang berupa Polyester, timah dan kuningan dengan biaya penyimpanan bahan baku yang sangat besar yaitu Rp 3.506.073.600. Penelitian ini dilakukan beberapa metode yaitu Economic Order Quantity (EOQ) dan Min Max untuk mengetahui frekuensi pembelian bahan baku, total biaya persediaan bahan baku, Safety Stock dan Reorder Point. Hasil dari penelitian ini yang optimal menggunakan metode EOQ karena biaya yang dikeluarkan perusahaan lebih kecil yaitu sebanyak Rp 1.968.432.232 dengan tingkat persentase penurunan hingga 43.85% dan frekuensi pemesanan dalam setahun sebanyak 108 kali dan turun dengan tingkat persentase sebesar 25%.