Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengurangi jumlah cacat pada produk seragam sekolah di CV. Amanda Barokah Sejahtera menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dari metode Six Sigma. Berdasarkan data produksi Januari hingga November 2024, rata-rata tingkat cacat mencapai 3% per bulan, melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 1%. Jenis cacat dominan yang ditemukan meliputi robek, lubang kancing tidak sempurna, dan noda pada kain. Pada tahap Define, proses produksi dan titik kritis kualitas diidentifikasi menggunakan diagram SIPOC dan Check sheet. Tahap Measure dilakukan melalui analisis peta kendali (p-chart), perhitungan DPMO, dan nilai sigma yang menunjukkan bahwa proses belum sepenuhnya terkendali. Tahap Analyze dilakukan menggunakan metode Brainstorming dan diagram fishbone untuk menemukan akar penyebab dari lima faktor utama, yaitu manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan. Solusi perbaikan pada tahap Improve meliputi pelatihan ulang operator, penggunaan alat potong yang sesuai, inspeksi visual tambahan, standarisasi pemasangan sepatu mesin, pengecekan rutin mesin, serta penataan ulang penyimpanan bahan. Pada tahap Control, disusun rencana pengendalian melalui pendekatan 5W+1H dan penggunaan form inspeksi sebagai alat monitoring berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan DMAIC efektif dalam menurunkan tingkat cacat dan meningkatkan kualitas produk secara signifikan. Penerapan perbaikan yang berfokus pada titik kritis cacat terbukti mampu memperbaiki proses produksi dan mendukung pencapaian standar kualitas perusahaan.