PT. Ichikoh Indonesia merupakan perusahaan manufaktur komponen otomotif yang bergerak dalam produksi lampu kendaraan bermotor. Salah satu proses produksi yang menjadi perhatian adalah proses perakitan screw housing yang selama ini masih dilakukan secara manual oleh operator. Proses manual ini berpotensi menimbulkan berbagai masalah seperti kesalahan individu, kelelahan kerja, serta hasil produksi yang tidak seragam, yang menyebabkan tingginya tingkat produk cacat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan menurunkan tingkat kecacatan dengan mengimplementasikan mesin Collaborative Robot yang terintegrasi dengan metode PDCA (Plan-Do-Check-Action). Metode ini diterapkan untuk mengidentifikasi tentang akar permasalahan, merancang solusi, melaksanakan perbaikan, dan melakukan evaluasi secara sistematis. Penelitian difokuskan pada data produksi screw housing tahun 2024 dengan fokus pada empat jenis kecacatan utama yaitu Leak, Halflock, kotor, dan Finger Mark. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi mesin Cobot mampu menurunkan tingkat kecacatan produk secara signifikan, terutama Defect Leak yang menjadi dominan. Selain itu, penerapan metode PDCA membantu dalam penyusunan langkah perbaikan yang terstruktur, serta standardisasi hasil kerja pasca perbaikan. Dengan pendekatan ini, perusahaan tidak hanya berhasil meningkatkan kualitas produk, tetapi juga memperbaiki efektivitas dan ergonomi kerja operator.