Puskesmas Mangunjaya merupakan salah satu Puskesmas yang berada di Kabupaten Bekasi, terpantau selama 20 hari pengamatan di Poliklinik KIA terdapat rata-rata panjang antrian sebanyak 11 orang dan rata-rata waktu menunggu selama 74,48 menit. Metode yang digunakan ialah analisis teori antrian dengan model antrian multi channel single phase (M/M/S). Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan cara observasi, data antrian diambil selama 20 hari kerja, pada hari Senin sampai Jumat dari pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan rumus antrian. Pada analisis sistem antrian dengan model single channel single phase didapatkan populasi fasilitas pelayanan sibuk sebesar 95,58%, unit pelayanan kosong atau menganggur sebesar 4,416%, jumlah rata-rata pasien yang menunggu dalam antrian sebanyak 21 orang, jumlah rata-rata pasien dalam sistem sebanyak 22 orang, rata-rata waktu yang dihabiskan pasien untuk menunggu dalam antrian selama 145 menit, dan waktu rata-rata yang dihabiskan pasien dalam sistem selama 151 menit. Setelah melakukan analisis sistem antrian dengan model multi channel single phase sebagai solusi didapatkan populasi fasilitas pelayanan sibuk sebesar 47,7922%, unit pelayanan kosong atau menganggur sebesar 35,3259%, jumlah rata-rata pasien yang menunggu dalam antrian sebanyak 0 orang, jumlah rata-rata pasien dalam sistem sebanyak 1 orang, rata-rata waktu yang dihabiskan pasien untuk menunggu dalam antrian selama 1,944 menit, dan waktu rata-rata yang dihabiskan pasien dalam sistem selama 8,514 menit. Dengan demikian, disarankan untuk menggunakan model antrian multi channel single phase dengan 2 server pelayanan dokter untuk mengurangi antrian di Poliklinik KIA pada Puskesmas Mangunjaya.