Analisis Pengendalian Kualitas Painting Frame Body Motor Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) di PT. XYZ
PT. XYZ ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, dan proses produksi tepatnya pada pengecatan frame body. sepanjang tahun 2024 pada Bulan Januari hingga Desember 2024, persentase cacat pada hasil pengecatan frame body melebihi batas toleransi yang sudah ditentukan oleh perusahaan yaitu sebesar 0,05%, dengan cacat yaitu kotor, tipis dan masuk cat. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk mencari akar penyebab cacat yang terjadi dan memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan kualitas hasil pengecatan frame body. Penelitian ini menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Berdasarkan grafik pareto diperoleh jenis cacat tertinggi yaitu kotor dan tipis. Hasil temuan penelitian menunjukan bahwa akar masalah dominan pada kotor nozzle pada pretreatment jarang di bersihkan (Mesin), area painting berdekatan dengan pintu keluar (Lingkungan), kurang teliti dalam pemberian chemical degreasing (Metode), larutan degreasing sudah jenuh (Material) dan operator kurang (Manusia). Cacat Tipis kurangnya maintenance (Mesin), Adanya sirkulasi masuk ke area pretreatment, oven dan pendingin (Lingkungan), Tidak menjalankan SOP yang ada (Metode), kurang kontrol penggantian larutan degreasing, tidak terjadinya FIFO pada penggunaan material dan tidak dilakukan kontrol kualitas bilasan akhir (Material) dan kurang pengawasan selama produksi (Manusia). Usulan perbaikan dilakukan pada kedua cacat yaitu kotor dan tipis pada faktor mesin, lingkungan, metode, material dan manusia. Perbaikan ini berhasil menurunkan rata-rata persentase cacat yang sebelumnya 1,06% menjadi 0,33%.