PT. PS Kyoshin Indonesia merupakan perusahaan manufaktur komponen otomotif yang memproduksi berbagai produk presisi, salah satunya Seat Valve, yang digunakan sebagai dudukan katup pada mesin kendaraan bermotor. Dalam proses produksinya, perusahaan menghadapi permasalahan kualitas, yaitu tingginya tingkat cacat produk yang mencapai rata-rata 11% selama tahun 2024, melebihi batas toleransi internal sebesar 5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan penyebab utama cacat serta merancang strategi perbaikan untuk menurunkan tingkat defect. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, wawancara, dokumentasi data produksi, serta analisis menggunakan diagram Pareto, Fishbone, dan tahapan DMAIC yang terintegrasi dengan metode Poka Yoke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua jenis cacat dominan, yaitu Dent (68%) dan Dimensi (25%), menyumbang 92% dari total cacat. Setelah penerapan perbaikan, nilai DPMO menurun dari 136.563 menjadi 73.857, dan level sigma meningkat dari 2,6 menjadi 3,0. Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi Lean Six Sigma dan Poka Yoke efektif dalam menurunkan cacat dan meningkatkan kapabilitas proses. Penelitian lanjutan disarankan mengadopsi sistem pemantauan real-time untuk peningkatan berkelanjutan.