Penentuan karyawan terbaik merupakan proses penting dalam mendukung pencapaian kinerja dan produktivitas perusahaan. Namun, dalam praktiknya, proses ini sering kali menjadi tantangan karena masih dilakukan secara manual dan belum didukung oleh pembobotan kriteria yang jelas, sehingga berisiko menimbulkan penilaian yang kurang objektif, dan tidak konsisten, dan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan (SPK) menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) guna membantu proses penilaian karyawan terbaik secara objektif, terstruktur, dan terukur. Penelitian dilakukan di PT. Pinus Merah Abadi, cabang Klender, dengan melibatkan 18 orang karyawan dari bagian salesman sebagai alternatif penilaian. Lima kriteria digunakan dalam sistem, yaitu absensi, target KSNI, target NPL, target ROA, dan target EC, dengan masing- masing bobot yang ditetapkan berdasarkan tingkat kepentingannya. Sistem ini telah berhasil dibangun dan diimplementasikan dengan baik, yang mampu mengolah data penilaian, melakukan proses normalisasi matriks keputusan, serta perhitungan nilai akhir berdasarkan bobot kriteria. Hasil akhir dari sistem ini menghasilkan peringkat karyawan secara otomatis berdasarkan skor tertinggi, di mana peringkat pertama diperoleh oleh karyawan atas nama Dede (A1) dengan skor 1,00. Sistem yang telah dibangun ini diharapkan dapat membantu manajer HRD dalam mengambil keputusan dengan lebih cepat, akurat, transparan.