Pemilihan beasiswa menjadi hal yang rumit dalam sebuah instansi pendidikan. Siswa yang terpilih untuk mendapatkan beasiswa dikategorikan menjadi tiga kriteria, yaitu siswa yang memiliki nilai akademis yang tinggi, siswa dengan prestasi non-akademis, dan siswa dengan pendapatan orang tua yang rendah. Beberapa keputusan yang diambil terkadang tidak didasarkan kriteria yang ditetapkan karena proses pemilihan dari siswa berprestasi dilakukan dengan cara pemilihan manual. Permasalah ini dapat diatasi dengan menerapkan algoritma C4.5 untuk membuat keputusan. Perhitungan akan dimulai dengan penerapan nilai ketidakpastian data. Kemudian dilanjutkan ke tahap pembuatan pohon keputusan yang nantinya akan dipangkas ke dalam beberapa kategori kemudian munculskor kelayakan penerima beasiswa. Skor tersebut akan diurutkan dan menjadi acuan utama dalam pemilihan penerima beasiswa pendidkan. Hasil dari pengujian ke data siswa adalah nilai TP= 3, TN= 2, FP= 0, FN= 0. Maka dapat dinyatakan bahwal hasil klasisfikasi aplikasi akurat.