Implementasi Algoritma Reed Solomon dan SHA 256 Dalam Perancangan Aplikasi Manajemen Gudang Berbasis Web Dengan Fitur QR Code (Studi Kasus: PT. Globalnine Indonesia)
Pengelolaan gudang PT Globalnine Indonesia saat ini masih menghadapi kendala akibat penggunaan pencatatan manual dan aplikasi eksternal berbayar yang kurang terintegrasi, sehingga menimbulkan risiko kesalahan data, keterlambatan pembaruan stok, serta kendala keamanan informasi inventaris. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi manajemen gudang berbasis web yang mengintegrasikan teknologi QR Code sebagai alat identifikasi barang, algoritma Reed-Solomon untuk koreksi kesalahan pembacaan QR Code, serta algoritma SHA-256 guna menjaga integritas dan keamanan data. Sistem dikembangkan menggunakan model waterfall, meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem dengan UML, implementasi berbasis PHP dan MySQL, serta pengujian fungsional menggunakan metode black-box testing pada dua peran utama: admin dan operator. Fungsi utama sistem mencakup pencatatan barang masuk dan keluar secara real-time, pelacakan stok, pengelolaan pengguna, serta pembuatan laporan otomatis dalam format PDF dan Excel. Hasil implementasi dan pengujian sistem membuktikan keberhasilan penggantian proses manual dengan aplikasi digital yang terotomasi dan terpusat, memberikan kemudahan pencatatan, meningkatkan akurasi pengelolaan stok, serta menjamin validitas data melalui verifikasi hash SHA-256 pada setiap transaksi. Reed-Solomon terbukti mampu meningkatkan ketahanan sistem terhadap kerusakan fisik pada label QR Code. Kesimpulannya, aplikasi ini meningkatkan efisiensi operasional gudang dan memperkuat keamanan data inventaris di PT Globalnine Indonesia, serta menjadi solusi teknologi yang adaptif dengan kebutuhan bisnis modern.