Kualitas air di Kelurahan Bahagia RT. 007, RW. 019, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi menjadi perhatian utama masyarakat karena sebagian besar warga menggunakan air tanah dan sebagian lainnya menggunakan air dari PAM. Permasalahan terkait tingkat keasaman air (pH) yang fluktuatif menimbulkan potensi pencemaran yang dapat merugikan warga. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini mencakup belum tersedianya sistem IoT yang terhubung dengan sensor pengukuran pH air, belum adanya sistem yang memberikan informasi langsung mengenai kondisi pH air, serta belum diterapkannya algoritma untuk mengolah data pH secara cerdas. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pengukuran pH air secara real-time, merancang platform IoT yang mampu menampilkan data secara akurat dan terhubung dengan sistem pengukuran, serta menerapkan algoritma fuzzy logic untuk menganalisis dan mengklasifikasikan kualitas air sebagai "Layak" atau "Tidak Layak".Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengukur nilai pH air secara real-time melalui sensor yang terintegrasi dengan perangkat IoT dan menampilkan data secara langsung melalui platform berbasis web. Algoritma Fuzzy Logic yang diterapkan mampu mengklasifikasikan lima sampel data pH menjadi kategori "Layak" dengan nilai defuzzifikasi sebesar 70. Kesimpulannya, sistem ini mampu memberikan informasi secara cepat, akurat, dan cerdas, serta berpotensi membantu masyarakat dan pihak berwenang dalam mengantisipasi pencemaran air secara dini.