Pelabuhan Tanjung Pandan memiliki peran vital dalam menunjang arus logistik dan pergerakan kapal di wilayah Belitung. Namun, belum tersedianya sistem prediksi dan segmentasi kapal yang efektif menyebabkan kendala dalam perencanaan operasional pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi kedatangan kapal dan estimasi waktu sandar serta mengelompokan kapal berdasarkan karakteristik tertentu guna mendukung pengambilan keputusan manajemen pelabuhan . penelitian menggunakan data historis aktivitas kapal tahun 2023-2024. Metode ARIMA digunakan untuk meramalkan jumlah kedatangan kapal, sedangkan metode K-Means digunakan untuk segmentasi kapal berdasarkan variabel jenis kapal, ukuran GT, ukuran DWT, ukuran LOA dan durasi sandar. Hasil analisis divisualisasikan menggunakan Google Looker Studio dalam bentuk dashboard interaktif. Model ARIMA berhasil memprediksi pola kedatangan kapal sandar yang akan mengalami kenaikan signifikan pada periode mendatang, ditunjukkan dengan hasil nilai uji MAPE sebesar 5.36% Sementara itu, algoritma K-Means berhasil membagi kapal ke dalam dua klaster dengan karakteristik yang berbeda beda sesuai ukuran DWT, ukuran GT, ukuran LOA, waktu sandar lalu ditambahkan dengan segmentasi kapasitas dan segmentasi ukuran. Kemudian hasil keduanya divisualisasikan kedalam Google Looker Studio.