Penilaian siswa terbaik merupakan bagian penting dalam mendorong motivasi belajar dan meningkatkan semangat kompetitif di lingkungan sekolah. Namun, proses seleksi yang masih dilakukan secara manual di SMKN 13 Kota Bekasi menimbulkan sejumlah kendala seperti subjektivitas penilaian, lambatnya proses seleksi, dan risiko kesalahan manusia (human error). Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Simple Additive Weighting (SAW) guna mempermudah dan meningkatkan akurasi proses penilaian siswa terbaik. Penelitian ini menggunakan tiga kriteria utama dalam penilaian, yaitu nilai akademik, keaktifan ekstrakurikuler, dan kehadiran, dengan bobot masing-masing ditentukan berdasarkan tingkat kepentingannya. Data siswa diproses melalui tahap normalisasi matriks keputusan, pembobotan, perhitungan nilai akhir, hingga perangkingan. Hasil akhir sistem memberikan peringkat secara otomatis berdasarkan skor tertinggi, di mana siswa dengan nilai tertinggi dinyatakan sebagai siswa terbaik. Sistem ini diharapkan dapat membantu pihak sekolah dalam mengambil keputusan secara objektif, cepat, dan transparan.