Distribusi zakat beras merupakan tanggung jawab utama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan Majelis Taklim (MT), khususnya menjelang akhir bulan Ramadan. Perencanaan stok yang kurang akurat dapat menghambat efektivitas penyaluran zakat kepada mustahik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem prediksi kebutuhan zakat beras dengan menggunakan algoritma regresi linier berganda, yang melibatkan dua variabel prediktor, yaitu zakat uang yang dikonversi ke dalam satuan beras dan zakat beras yang diterima secara langsung. Sistem yang dikembangkan dilengkapi dengan fitur pelatihan ulang model setiap kali data baru ditambahkan, sehingga hasil prediksi selalu menyesuaikan dengan kondisi terkini. Pengujian sistem dilakukan menggunakan pendekatan black box untuk memastikan kesesuaian antara data input dan output. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan prediksi yang cukup akurat serta mendukung proses pengambilan keputusan melalui antarmuka web yang sederhana. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan zakat berbasis data historis.