Penjadwalan produksi yang efektif sangat krusial dalam industri manufaktur untuk memastikan efisiensi sumber daya dan ketepatan waktu pengiriman. CV. Sinar Agung Teknik Bekasi, sebuah perusahaan manufaktur yang masih mengandalkan penjadwalan manual. Sistem manual yang ada saat ini rentan terhadap kesalahan, ketidakefisienan, dan kesulitan dalam menyesuaikan jadwal dengan perubahan permintaan secara real-time, seringkali mengakibatkan keterlambatan produksi dan target yang tidak tercapai. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem informasi penjadwalan produksi berbasis web yang mengintegrasikan Algoritma Earliest Due Date (EDD). Metodologi penelitian menggunakan pendekatan Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan Manajer Operasional dan Kepala Produksi, serta studi pustaka. Desain sistem divisualisasikan menggunakan Unified Modeling Language (UML), termasuk Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, dan Class Diagram, serta perancangan basis data. Hasil penerapan Algoritma Earliest Due Date menunjukkan efektivitas dalam meminimalkan keterlambatan pekerjaan, dengan rata-rata keterlambatan mencapai 0 hari dan waktu penyelesaian rata-rata 11,5 hari. Meskipun utilitas mesin tercatat 36,23%, sistem ini berhasil memastikan pekerjaan selesai tepat waktu. Implementasi sistem menghasilkan antarmuka yang intuitif dan fungsionalitas yang mendukung pengelolaan data barang, mesin, pesanan, dan pembuatan jadwal produksi otomatis. Pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur berfungsi sesuai harapan. Dengan demikian, sistem yang diusulkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi keterlambatan, dan memungkinkan pemantauan jadwal produksi secara real-time.