Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komodifikasi budaya dan strategi akomodasi komunikasi dalam tradisi Nyawang Bulan di Kasepuhan Bunisari, Desa Girimekar, Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Nyawang Bulan mengalami proses komodifikasi budaya yang berlangsung secara sadar, terkontrol, dan berbasis nilai lokal sebagai strategi adaptif untuk menjaga keberlanjutan tradisi dalam konteks pariwisata budaya. Komodifikasi diwujudkan melalui pengemasan kuliner tradisional, kesenian rakyat, sistem transaksi berbasis koin, serta penataan ruang yang menekankan nilai kesederhanaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, masyarakat Kasepuhan Bunisari menerapkan strategi akomodasi komunikasi yang seimbang antara konvergensi dan divergensi, di mana penyesuaian dilakukan pada aspek komunikatif dan teknis, sementara nilai inti budaya tetap dipertahankan. Temuan ini menegaskan bahwa komodifikasi budaya dan akomodasi komunikasi dalam tradisi Nyawang Bulan berjalan secara selaras dan saling mendukung dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian identitas budaya dan kebutuhan adaptasi terhadap perkembangan zaman.