Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai porositas dan permeabilitas batuan melalui analisis distribusi pori menggunakan metode Mercury Injection Capillary Pressure (MICP). Metode ini bekerja berdasarkan prinsip tekanan kapiler, di mana merkuri diinjeksikan ke dalam sampel batuan pada tekanan yang meningkat untuk menentukan ukuran dan distribusi pori. Data hasil pengukuran digunakan untuk memperoleh porositas efektif dan permeabilitas absolut dengan menerapkan persamaan washburn dan Katz Thompson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi nilai porositas dan permeabilitas dipengaruhi oleh tekstur batuan, ukuran butir, serta konektivitas antarpori. Batuan dengan distribusi pori yang seragam memiliki permeabilitas yang lebih tinggi dibandingkan batuan dengan pori yang tidak terhubung baik. Secara keseluruhan, metode MICP terbukti efektif dalam memberikan gambaran kuantitatif mengenai struktur mikro pori dan dapat digunakan untuk mendukung karakterisasi reservoar pada studi geologi perminyakan.