Penelitian ini mengkaji kerentanan industri minyak dan gas (migas) global terhadap dampak fisik perubahan iklim di seluruh rantai nilainya, yang meliputi sektor hulu, tengah, dan hilir. Dampak seperti kenaikan suhu, kenaikan permukaan air laut, dan peningkatan frekuensi cuaca ekstrem telah menjadi ancaman nyata bagi integritas infrastruktur dan kelangsungan operasional perusahaan migas. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur kualitatif dengan analisis konten untuk mengidentifikasi risiko serta peluang strategis yang muncul akibat fenomena iklim tersebut. Hasil penelitian merumuskan sebuah kerangka kerja penilaian adaptasi sistematis yang terdiri dari lima langkah: (1) memahami dampak pada rantai nilai, (2) memproyeksikan dampak fisik di lokasi kunci, (3) mengidentifikasi risiko dan peluang, (4) menilai solusi potensial, dan (5) implementasi berdasarkan justifikasi bisnis. Kerangka kerja ini bertujuan untuk membantu perusahaan migas membangun ketahanan jangka panjang dan memenuhi tuntutan pengungkapan risiko dari investor serta regulator.