Perencanaan desain casing merupakan tahap penting dalam kegiatan pemboran minyak dan gas bumi yang bertujuan untuk menjaga kestabilan lubang bor, melindungi formasi, serta menjamin keselamatan operasi pemboran. Penelitian ini dilakukan di Sumur BH-01 Lapangan R dengan tujuan untuk merancang konfigurasi casing yang aman dan efisien berdasarkan kondisi geologi dan tekanan formasi. Metode yang digunakan adalah Maximum Load Method, yaitu metode analisis yang mempertimbangkan tiga jenis beban utama pada casing, yaitu beban burst, collapse, dan tension. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa intermediate casing ukuran 13-3/8 inci dengan material K-55 memiliki nilai safety factor sebesar 1,4 untuk burst, 1,2 untuk collapse, dan 3,6 untuk tension. Semua nilai tersebut melebihi standar minimum API 5C3 dan API 5CT, sehingga dapat disimpulkan bahwa desain casing aman terhadap seluruh jenis beban operasi. Dengan demikian, perencanaan desain casing pada sumur BH-01 telah memenuhi kriteria teknis dan keselamatan, serta dapat dijadikan acuan dalam pemboran pada lapangan dengan kondisi geologi serupa.