Analisis Pengaruh Penambahan Bentonite Terhadap Sifat Rheologi Lumpur Pemboran Menggunakan Polymer Jenis KCL (Potassium Chloride) Pada Temperatur 100°F, 200°F, 250°F
Analisis Pengaruh Penambahan Bentonite Terhadap Sifat Rheologi Lumpur Pemboran Menggunakan Polymer Jenis KCL (Potassium Chloride) Pada Temperatur 100oF, 200oF, 250oF “. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan bentonite terhadap sifat rheologi lumpur pemboran yang menggunakan polymer KCL (potassium chloride) pada temperatur 100°F, 200°F, dan 250°F. Lumpur pemboran dengan bentonite dan polymer KCL penting dalam industri pengeboran minyak karena memengaruhi stabilitas sumur dan efisiensi pengeboran. Metode penelitian bersifat kuantitatif dengan pengujian laboratorium menggunakan viscometer untuk mengukur parameter rheologi seperti plastic viscosity, yield point, dan gel strength pada berbagai temperatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bentonite meningkatkan kestabilan rheologi lumpur terutama pada temperatur 100°F dan 200°F, dengan nilai viskositas dan kekuatan gel yang lebih optimal. Namun, pada temperatur 250°F performa rheologi menurun akibat degradasi polymer KCL dan perubahan struktur gel bentonite. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan bentonite dapat meningkatkan sifat rheologi lumpur berbasis KCL pada temperatur rendah hingga menengah, tetapi kurang efektif pada temperatur tinggi. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk formulasi lumpur pemboran yang lebih efektif dan stabil di lapangan.