Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana komunikasi lingkungan yang dilakukan oleh Greeneration Foundation melalui Program EcoRanger di Desa Pantai Mekar, Muaragembong Bekasi, dalam mendorong partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan dua key informan dari Greeneration Foundation serta dua informan pendukung dari masyarakat dan komunitas lokal. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan konsep komunikasi lingkungan menurut Wahyudin (2017) yang meliputi tahap penilaian, perencanaan, produksi, serta aksi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi lingkungan dalam Program EcoRanger dijalankan secara bertahap dan kontekstual sesuai dengan kondisi sosial masyarakat pesisir. Pada tahap penilaian, Greeneration Foundation mengidentifikasi permasalahan lingkungan seperti sampah, abrasi, dan rendahnya kesadaran pengelolaan lingkungan. Pada tahap perencanaan, strategi komunikasi disusun secara partisipatif melalui diskusi bersama masyarakat dan komunitas lokal. Pada tahap produksi, pesan lingkungan dikemas secara sederhana dan disampaikan melalui komunikasi langsung, kegiatan edukatif, serta penyediaan fasilitas sebagai sarana komunikasi lingkungan. Selanjutnya pada tahap aksi dan refleksi, kegiatan lingkungan dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat secara langsung dan disertai proses evaluasi berkelanjutan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang dilakukan bersifat persuasif dan partisipatif, serta mampu mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. Meskipun partisipasi masyarakat belum sepenuhnya merata dan masih memerlukan pendampingan, komunikasi lingkungan yang dijalankan telah membuka ruang keterlibatan warga secara bertahap menuju kemandirian dalam menjaga lingkungan.