Pemberitaan mengenai program pembinaan siswa melalui barak militer yang digagal oleh Gubernur Jawa Barat yakni Dedi Mulyadi dimana program ini menuai pro dan kontra dari publik dengan hal ini maka media memiliki peran dalam mengonstruksi realitas kebijakan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing Portal Berita Media Online Pikiran Rakyat menggunakan model Robert N. Entman yang meliputi define problems (pendefinisian masalah), diagnose causes (mengidentifikasi penyebab), make moral judgments, (membuat keputusan moran), dan Treatment Recommendatio (menyrankan solusi). Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis teks berita. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pikiran Rakyat cenderung bergerak dalam posisi ideologis arus tengah (middle ground). Media ini tidak sepenuhnya tampil sebagai pendukung pemerintah, tetapi juga tidak mengambil sikap menentang secara keras. Dapat disimpulkan bahwa Pikiran Rakyat membingkai program barak militer sebagai narasi yang mengarah posisi ideologis arus tengah (middle ground).