Masa dewasa awal yang umumnya dimulai pada rentang usia sekitar 20 hingga 40 tahun biasanya sudah mempunyai kemampuan kognitif dan moral telah berkembang secara lebih kompleks, sehingga individu dewasa awal yang menjalin hubungan romantis biasanya melakukannya dengan tujuan untuk saling memahami secara lebih mendalam, dengan harapan membangun hubungan yang berkelanjutan sampai jenjang yang lebih serius. Dalam suatu hubungan romantis antara dua individu yang memiliki latar belakang, kepribadian, serta perilaku yang berbeda, saling mengenal secara mendalam menjadi hal yang paling utama untuk dilakukan. Maka dari itu self-disclosure memegang peran penting dalam menjaga keberlangsungan hubungan romantis agar berjalan harmonis. Keterbukaan yang dilakukan akan berkembang menjadi proses interaksi yang lebih dalam, di mana individu akan mempunyai persepsi bahwa pasangan akan membalas keterbukaan yang dilakukan sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa kuat atau lemahnya hubungan antara self- disclosure (X) dengan persepsi timbal balik (Y) dalam hubungan romantis dewasa awal di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan non-probability sampling dengan metode purposive sampling sehingga didapatkan jumlah sampel adalah 70 responden. Metode analisis data meliputi pemeriksaan validitas dan reliabilitas dan analisis korelasi Rank Spearman. Data diolah menggunakan IBM SPSS Statistic 31. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara self-disclosure dengan persepsi timbal balik dengan nilai koefisien sebesar 0,501 dan P-Value sebesar 0,001 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa diartikan terdapat hubungan yang cukup kuat antara tingkat self-disclosure dengan persepsi timbal balik dalam hubungan romantis dewasa awal di Kabupaten Bekasi, dengan arah hubungan positif yang menunjukkan bahwa semakin tinggi self-disclosure dilakukan oleh individu ke pasangan, maka semakin tinggi juga individu mempunyai persepsi timbal balik dari pasangan.