Penelitian ini membahas pengaruh electronic word of mouth (E-WOM) terhadap keputusan penggunaan layanan telekonsultasi Halodoc. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana electronic word of mouth memengaruhi keputusan penggunaan layanan telekonsultasi Halodoc. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Subjek dalam penelitian ini adalah pengguna aplikasi Halodoc yang pernah menggunakan layanan telekonsultasi dokter dan memenuhi kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari 100 responden, nilai uji t sebesar 1,987. Jika Sig. < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, kemudian uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa electronic word of mouth berpengaruh positif dan signifikan sebesar 58,8% dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara electronic word of mouth terhadap keputusan penggunaan layanan telekonsultasi Halodoc. Dengan demikian, electronic word of mouth berperan sebagai sumber informasi sekaligus pembentuk kepercayaan yang dapat mengurangi ketidakpastian pengguna dalam mengadopsi layanan kesehatan digital.