Meningkatnya kebutuhan internet rumah tangga dan ketatnya persaingan layanan fixed broadband di Kota Bekasi mendorong IndiHome PT Telkomsel untuk menerapkan strategi komunikasi pemasaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana strategi komunikasi pemasaran IndiHome, melalui pendekatan hard selling dan soft selling, membentuk minat konsumen yang meliputi minat transaksional, referensial, preferensial, dan eksploratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dan wawancara terhadap dua informan internal tim pemasaran dan tiga konsumen IndiHome di Kota Bekasi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa strategi komunikasi pemasaran IndiHome dilaksanakan melalui promosi langsung door to door, penggunaan media digital dan cetak, serta pendekatan komunikasi yang persuasif dan informatif. Strategi ini dapat memperdalam pengetahuan, keyakinan, dan minat konsumen terhadap layanan IndiHome. Akan tetapi, dalam beberapa keadaan, pilihan untuk menggunakan layanan juga dipengaruhi oleh faktor situasional yang mencakup keterbatasan opsi penyedia internet di daerah tempat tinggal konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran memiliki peran penting dalam membentuk minat, meskipun tidak selalu menjadi faktor tunggal yang menentukan keputusan.