Media sosial Instagram telah menjadi ruang interaksi digital yang penting bagi mahasiswa dalam membangun dan menampilkan citra diri. Dalam praktiknya, mahasiswa dihadapkan pada tuntutan untuk menjaga kesan positif di ruang publik, yang sering kali membatasi kebebasan berekspresi. Fitur close friends pada Instagram hadir sebagai ruang yang memungkinkan mahasiswa menyeleksi audiens dan menampilkan sisi diri yang lebih personal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami praktik Impression management mahasiswa melalui fitur close friends Instagram sebagai strategi komunikasi dalam ruang semi privat digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non- partisipan, dan dokumentasi terhadap lima informan mahasiswa aktif pengguna Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memanfaatkan fitur close friends sebagai back stage untuk mengekspresikan diri secara lebih autentik, emosional, dan terbuka, sementara Instagram story publik digunakan sebagai front stage untuk menampilkan citra diri yang lebih terkontrol dan sesuai dengan norma sosial. Praktik Impression management yang dilakukan tidak hanya berfungsi untuk menjaga citra diri, tetapi juga sebagai upaya menciptakan rasa aman, mengurangi tekanan sosial, serta mempertahankan keseimbangan antara autentisitas diri dan penerimaan sosial di lingkungan digital.