Fenomena pesatnya industri fast beauty di Indonesia, ditandai dengan hadirnya brand pendatang baru seperti Timephoria yang sukses merebut perhatian pasar dalam waktu singkat, menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran brand Timephoria melalui penerapan konsep Integrated Marketing Communication (IMC) guna membangun citra brand dan jangkauan pasar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan Head of Marketing, Content Specialist, dan konsumen, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Timephoria menerapkan tujuh elemen IMC secara terpadu, dengan pemasaran digital, periklanan, dan promosi penjualan sebagai elemen dominan. Strategi ini ditandai dengan diferensiasi fungsi platform (Instagram untuk citra visual, TikTok untuk komunikasi tren dan transaksi) serta integrasi moment marketing dan brand activation yang kontekstual. Simpulan penelitian menyatakan bahwa keberhasilan strategi IMC Timephoria terletak pada kemampuannya menciptakan sinergi organik antar seluruh elemen komunikasi, membentuk ekosistem brand yang koheren dan pengalaman berlapis bagi Generasi Milenial dan Z, baik di ranah online maupun offline.