Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi interpersonal guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menjaga Pendampingan Pembelajaran siswa kelas 12 di SMA Martia Bhakti Bekasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan Guru BK serta siswa kelas 12 sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang dibangun oleh Guru BK mampu membantu siswa dalam mengelola tekanan akademik, permasalahan sosial, serta kondisi emosional yang muncul pada masa akhir pendidikan di tingkat SMA. Pendekatan komunikasi yang menekankan keterbukaan, empati, dan sikap tidak menghakimi terbukti dapat menciptakan rasa aman dan kepercayaan sehingga siswa lebih berani menyampaikan permasalahan yang dialaminya. Meskipun terdapat hambatan berupa kurangnya keterbukaan sebagian siswa, Guru BK dapat mengatasinya melalui pendekatan personal dan pemberian dukungan emosional secara berkesinambungan. Oleh karena itu, komunikasi interpersonal Guru BK mendukung dalam menjaga Pendampingan Pembelajaran siswa kelas 12 di SMA Martia Bhakti Bekasi.