Analisis Ketahanan Korosi Material Stainless dan Titanium Pada Single Hanger Terhadap Proses Plating Hard Chrome Menggunakan Metode Design Of Experiment (DOE) di PT. Kayaba Indonesia
PT. Kayaba Indonesia merupakan perusahaan manufaktur komponen otomotif yang menerapkan proses hard chrome plating untuk meningkatkan ketahanan aus dan korosi produk. Dalam proses tersebut, hanger berfungsi sebagai penyangga komponen, namun hanger stainless yang digunakan sering mengalami kerusakan akibat lingkungan proses yang korosif dan kondisi operasi yang ekstrem, sehingga menurunkan efisiensi produksi. Oleh karena itu, diperlukan material hanger dengan ketahanan korosi yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode Design of Experiment (DOE) dengan pendekatan Taguchi untuk menganalisis pengaruh arus listrik, suhu larutan, dan waktu perendaman terhadap laju korosi hanger. Laju korosi diuji menggunakan metode ASTM weight loss, sedangkan analisis optimasi dilakukan melalui perhitungan Signal to Noise Ratio (SNR) dengan karakteristik smaller is better. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanger titanium memiliki ketahanan korosi lebih baik dibandingkan hanger stainless steel. Faktor arus listrik dan suhu larutan merupakan parameter yang paling dominan mempengaruhi laju korosi, dengan kombinasi parameter optimal pada arus 65 ASD dan suhu 60°C. Rekomendasi ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam memilih material hanger yang lebih tahan korosi dan meningkatkan efisiensi proses produksi.