CV JS Teknik Perkasa merupakan perusahaan manufaktur dan perakitan komponen mesin industri yang memiliki aktivitas pengangkatan dan pemindahan drum secara manual. Hasil observasi menunjukkan operator bekerja dengan postur membungkuk dan jarak beban jauh dari tubuh, sehingga berpotensi menimbulkan keluhan muskuloskeletal dan meningkatkan risiko cedera kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis postur kerja operator pada proses pengangkatan drum serta memberikan usulan perbaikan berdasarkan prinsip ergonomi. Metode yang digunakan meliputi Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi keluhan, Rapid Upper Limb Assessment (RULA) untuk menilai risiko postur kerja, serta Recommended Weight Limit (RWL) dan Lifting Index (LI) dengan pendekatan NIOSH untuk mengevaluasi beban angkat. Data diperoleh melalui observasi langsung, dokumentasi foto, pengukuran sudut postur tubuh, dan jarak pengangkatan. Hasil analisis menunjukkan postur kerja awal memiliki skor RULA 7 (Action Level 4) yang memerlukan perbaikan segera, serta nilai LI sebesar 1,99 yang melebihi batas aman. Setelah dilakukan usulan perbaikan postur kerja, skor RULA menurun menjadi 6, nilai RWL meningkat menjadi 18,98 kg, dan nilai LI menurun menjadi 1,05. Hal ini menunjukkan bahwa perbaikan postur kerja mampu menurunkan risiko ergonomi dan meningkatkan keselamatan kerja operator.