Proyek pembangunan perumahan sering mengalami permasalahan keterlambatan waktu dan pembengkakan biaya akibat perencanaan serta pengendalian proyek yang belum optimal. Berdasarkan data proyek, durasi perencanaan yang ditetapkan selama 95 hari mengalami keterlambatan menjadi 115 hari, serta terjadi pembengkakan biaya dari Rp100.000.000 menjadi Rp113.000.000. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan anggaran biaya dan waktu pada proyek pembangunan rumah tipe 40 di PT XYZ yang berlokasi di Kabupaten Bekasi dengan menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Value Engineering (VE). Metode CPM digunakan untuk menganalisis penjadwalan proyek guna menentukan jalur kritis dan mengidentifikasi aktivitas yang berpotensi menyebabkan keterlambatan. Sementara itu, metode VE diterapkan untuk mengevaluasi item pekerjaan yang mengalami deviasi biaya melalui analisis fungsi serta pencarian alternatif pekerjaan yang lebih efisien tanpa mengurangi kualitas dan fungsi bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode CPM mampu mengidentifikasi aktivitas kritis yang harus diprioritaskan dalam pelaksanaan proyek, sedangkan penerapan metode VE memberikan peluang penghematan biaya melalui pemilihan alternatif pekerjaan dengan nilai yang lebih optimal. Integrasi kedua metode tersebut dapat menjadi strategi yang efektif dalam pengendalian waktu dan biaya pada proyek konstruksi perumahan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan konstruksi dalam meningkatkan efisiensi dan kinerja proyek pada pekerjaan sejenis di masa mendatang.