Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara mengelola persediaan suku cadang di gudang perusahaan otomotif agar bisa menghemat biaya penyimpanan. Penelitian ini fokus pada pengelompokan barang berdasarkan tingkat penggunaannya setiap tahun dan menentukan jumlah pesanan yang paling tepat untuk barang yang paling penting, sehingga bisa mengurangi biaya penyimpanan yang berlebihan serta mencegah kehabisan stok. Metode yang digunakan adalah gabungan antara klasifikasi ABC dan metode Economic Order Quantity (EOQ). Klasifikasi ABC digunakan untuk menentukan barang dengan nilai penggunaan tertinggi, sedangkan EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pesanan yang paling ekonomis. Selain itu, perhitungan Safety Stock dan Reorder Point juga dilakukan agar pesanan bisa dilakukan tepat waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori A, meskipun hanya terdiri dari sebagian kecil jumlah item, menyumbang sebagian besar nilai konsumsi tahunan berdasarkan prinsip Pareto (80/20). Penerapan metode EOQ pada item-item kategori A menghasilkan penghematan biaya penyimpanan hingga 60% dibandingkan sebelum dilakukan integrasi metode. Dengan demikian, integrasi analisis ABC dan EOQ terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi manajemen persediaan suku cadang di PT.XYZ.