Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses terbentuknya komunikasi afektif dalam konten dan interaksi akun media sosial X @Txt Anak Pertama sebagai ruang ekspresi emosional anak pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara pada followers aktif yang merupakan anak pertama, observasi pada unggahan dan kolom komentar, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan kerangka komunikasi afektif Papacharissi (2015). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi afektif terbentuk melalui representasi atau gambaran pengalaman emosional anak pertama yang sering mendapatkan tuntutan untuk selalu kuat, bertanggung jawab, dan memenuhi ekspektasi keluarga. Konten yang dibagikan memunculkan resonansi emosional bagi audiens yang memiliki pengalaman serupa. Resonansi tersebut mendorong munculnya kebutuhan akan dukungan emosional dan validasi, yang terlihat lewat komentar empati, berbagi pengalaman, like, dan repost. Media sosial X berfungsi sebagai ruang komunikasi afektif yang memungkinkan keterhubungan emosional dalam ruang digital. Proses ini kemudian membentuk solidaritas emosional dan rasa kebersamaan antar anak pertama.